Rabu, 07 November 2012

CINTA SILVER ❤

Sebagai syarat tugas semester 1 bahasa indonesia, pembuatan puisi ini kupersembahkan kepada orang yang senantiasa selalu menemani dan memberi inspirasi. Org yang aku sayang, Roni.



Aku hampir bisa melihatnya

Melihat mimpi yang aku impikan 

Merasakan perasaan yang sebenarnya

Perasaan damai tanpa beban

Terbangun diatas padang rumput hijau yang luas

Dibawah langit biru tak berawan yang sempurna

Dan dibawah hangatnya sinar matahari

Menunggu seseorang yang akan menemani

Pangeran gagah datang membawa gitar putih yang cantik

Terlihat sangat menawan hati dan menyenangkan

Menghampiri, menatap mataku dengan sangat lembut

Tatapan yang lembut mewakili bahwa

Pangeran bersedia memainkan nada-nada yang manis

Kupejamkan mataku dan kurasakan iringan gitar yang sangat elok

Saat kubuka kelopak mataku yang enggak untuk terbuka 

Aku tak bisa menemukan apa yang aku lihat sebelumnya

Tidak ada padang rumput yang luas

Tidak ada langit biru yang sempurna

Tidak ada hangatnya sinar matahari

Dan tidak ada pangeran dengan gitar putihnya

Hanya ada sebuah danau

Danau yang dihiasi sorot cahaya kunang-kunang 

Hanya ada langit gelap

Langit gelap yang bertaburan bintang

Dan 1 rembulan yang bersinar terang 

Saat aku melihat ke belakang..

Seorang pangeran menawarkan berdansa 

Berdansa.....tidak ada gitar.......tidak ada melodi yang manis

Hanya ada iringan katak yang saling bersangkutan

Di ikuti suara belalang yang tak mau kalah

Dan kunang-kunang yang turut berdansa berasama pasangan mereka

Kupejamkan mataku untuk kedua kalinya

Menikmati langkah dansa pangeran yang lihai 

Saat kucoba untuk membuka mataku yang masih enggan untuk terbuka

Hanya terlihat beberapa poster usang 

Poster usang yang tertempel di dinding kamar

Masih sama.......


7 Nov'12
Created by hani
Hanifah Azhari 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar